Rabu, 29 Juni 2016

Analisis Novel Atheis Achdiat K Mihardja

No
Tokoh
Karakter
Data / kutipan
Alasan
1.       
Hasan
·  Laki-laki biasa yang sederhana dan tubuhnya kurus
·  Seorang yang kurang teguh pendiriannya
·  Seorang fanatik yang dengan agamanya


·         Seperti namanya pula, rupa, dan tampang Hasan pun sederhana. Hanya badnnya kurus, dan karena kuru itulah maka nampaknya seperti orang yang tinggi, mata, dan pipinya cekung(Atheis, 1949:7)
·         Dia seorang pencari. Dan sebagai seorang pencari, maka ia selalu terombang-ambing dalam kebimbangan dan kesangsian (Atheis, 1949 : 7).
·         ... berpuasa tujuh hari tujuh malam. Hasan kemudian menyelesaikan ritualnya mandi di kali Cikapundang selama 40 kali, satu malam dan sembahyang Isya sampai Shubuh.(Atheis, 1949 : 24-25)



Kutipan pada novel atheis halaman 7 dan halaman 24 sampai 25 jelas sekali menunjukkan karakter tokoh Hasan.
2.       
Kartini
·   Korban Siti Nurbaya dipaksa kawin oleh ibunya dengan seorang rentenir Arab tua kaya raya.
·   Kartini seorang yang berideologi tegas dan radikal.

·         ... Kartini itu telah dipaksa kawin oleh ibunya dengan seorang rentenir Arab tua yang kaya raya. (Atheis,1949:34)
·         ... pengalamannya yag pahit itulah telah membikin dia menjadi srikandi yang berideologi tegas dan radikal (Atheis,1949:35)

Karakter tokoh  yang dijelaskan pada kutipan merupakan penjelasan dari Rusli dan penjelasan penulis
3.       
Rusli
·   Rusli adalah teman kecil Hasan. Dari kecil Rusli adalah anak yang nakal, jarang sembahyang.
·   Rusli juga seorang yang dapat menghargai orang lain dan sopan.
·   Rusli seorang yang mudah mempengaruhi orang lain

·         Rusli itu adalah seorang kawanku ketika kecil. (Atheis,1949:35)
...yaitu kalau Rusli nakal, aku sembahyang. (Atheis,1949:35)
·         Tentu saja saudara Hasan tidak akan membiarkan pendapat saya itu. Itu saya dapat mengerti dan hargai, dan memang tak asah saudara Hasasn menerima segala apa yang saya katakan itu. (Atehis,1949:78)
·         ... bertambah banyaklha aku tertarik oleh uraian Rusli yang suka sekali membawa aku berpikir tentang pelbagai soal hidup, baik soal-soal kemasyarakatan, politik, ekonomi dan lain-lain yang selama itu tidak pernah menjadi soal bagiku. (Atheis,1949:112)

Karakter tersebut disebutkn oleh tokoh “aku” yaitu Hasan
4.       
Anwar
·  Anwar adalah rekan dari Rusli dan Kartini. Anwar adalah seniman anarkhis dan ramah. Seperti dikutip, bagaimana fisik dari Anwar
·  Laki-laki yang cakap rupanya dan sipit matanya Orang yang selalu beranggapan bahwa dirinya adalah Tuhan
·  Anwar adalah individualistis anarkhis dan suka memaksakan kehendaknya.



·         Perkenalknan dulu. Saudara Anwar, seniman anarkhis dari Jakarta (Atheis, 1949:105)
·         Ia pemuda yang cakap rupanya. Kulitnya kuning seperti orang Cina dan matanya pun agak sipit. Mungkin ia keturunan Cina/Jepang. Ia berkumis kecil seperti sepot sapu lidi dan janggutnya jarang-jarang seperti akar yang liar. (Atheis,1949:105)
·         Kalau menurut saya, “sambung Anwar” Tuhan itu adalah aku sendiri (telunjuknya sendiri menusuk dadanya). (Atheis,1949:109)
·         Ia suka sekali mendesak-desakkan kehendak atau pendapatnya sendiri. Dalam hal ia selalu agresif. Selalu polemis dan menggunakan dirinya sendiri, seolah-olah dialah saja yang paling pintar...(Atheis,1949:137)


Beberapa kutipan tersebut jelas sekali menunjukkan karakter tokoh.
5.       
Orang tua Hasan
·   Sangat cinta pada anaknya
·   Orang yang saleh dan alim
·         Orang tuaku sangat cinta kepadaku dan Fatimah (Atheis,1949:15)
·         Ayah dan Ibuku tergolong orang yang sangat saleh dan alim. (Atheis,1949: 11)


Karakter tokoh sangat jelas. Tetera pada kutipan, karakter tokoh disebutkan oleh “Hasan”
6.       
Siti
·  Siti adalah seorang babu yang soleha. Dia juga seorang babu yang memiliki iman yang cukup kuat. Ia sangat pandai mendongeng.

·       Siti suka sekali mendongeng, dan sebagai biasanya pandai pula ia mendongeng. Dan yang biasa didongengkannya itu dongeng yang hidup subur diantara para santri itu. (Atheis,1949:18)

Karakter tokoh disebutkan oleh “aku” pengarang bukan “aku”  Hasan
7.       
Nata
·  Seorang pembantu laki-laki, dia adalah suaminya Siti. Dan Nata adalah seorang santri yang cukup taat.

·         ... maka babu dan bujang pun terdiri dari sejodoh orang-orang alim juga. (Atheis,1949:18)

Karakter tokoh disebutkan oleh “aku” pengarang bukan “aku”  Hasan
8.       
Haji Dahlan
·  Seorang haji yang berasal dari Banten. Haji Dahlan merupakan seorang haji yang memiliki ilmu atau pandangan yang cukup luas tentang ajaran agama islam.

·         ... seorang haji dari Banten. Haji Dahlan begitu nama orang ini setelah memakai sorban.(atheis, 1949:11)

Karakter tokoh disebutkan oleh “aku” pengarang bukan “aku”  Hasan
9.       
Bung parta
·   Seorang tokoh pergerakan. Ia sangat pandai dalam menyampaikan pandangan-pandangannya itu, ia sering menggunakan lelucon untuk lebih meresap apa yang disampaikannya itu, sehingga lebih mudah diterima oleh pendengarnya.

·         Ia turut aktif bergerak di kalangan serikat buruh perkapalan yang corak Internasional. (Atheis,1949:120)
·         Kalau Bung Parta melucu, Anwarlah yang paling keras tertawa.(Atheis,1949:121)

Karakter tokoh Bung Parta yang diambil di kutipan halaman 120 & 121 sangat menunjukkan karakter tokoh oleh penulis.